Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun
Mendapatkan Layanan Penitipan Makanan Berbuka Puasa
Madiun,
– KABARNYA.com
Dalam
rangka memberikan pelayanan yang humanis selama bulan suci Ramadan, Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun membuka layanan penitipan
makanan berbuka puasa bagi Warga Binaan.
Layanan
ini dibuka setiap hari, mulai Senin hingga Minggu, pukul 15.00–16.30 WIB selama
bulan Ramadan.
Program
tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap hak Warga Binaan untuk
tetap merasakan dukungan serta kasih sayang dari keluarga, meskipun sedang
menjalani masa pidana, Kamis (5/3), layanan ini mulai dimanfaatkan oleh
keluarga Warga Binaan yang ingin mengirimkan makanan berbuka bagi kerabat
mereka di dalam lapas.
Penitipan
makanan dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. Jenis
makanan yang diperbolehkan antara lain makanan utama untuk berbuka puasa
seperti nasi, sayur, dan lauk, serta takjil. Setiap Warga Binaan maksimal dapat
menerima dua porsi makanan dari keluarga.
Sebelum
diserahkan kepada Warga Binaan, seluruh makanan yang dibawa keluarga harus
melalui proses pemeriksaan dan pengecekan secara menyeluruh oleh petugas.
Pemeriksaan
ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta mencegah masuknya barang-barang
terlarang ke dalam lingkungan lapas. Seluruh prosedur dilaksanakan secara
profesional, tegas, namun tetap mengedepankan sikap humanis.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa layanan penitipan
makanan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan yang berorientasi
pada pembinaan.
“Kami
berupaya memberikan pelayanan terbaik selama Ramadan, dengan tetap menjaga
keamanan dan ketertiban. Dukungan keluarga menjadi energi positif bagi Warga
Binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Salah
satu Warga Binaan berinisial K mengungkapkan rasa syukur atas adanya layanan
tersebut. Menurutnya, makanan berbuka yang dikirimkan keluarga menjadi penguat
semangat selama menjalani masa pembinaan.
“Rasanya
seperti berbuka bersama keluarga, meskipun kami berada di dalam lapas. Ini
membuat kami merasa tetap diperhatikan dan lebih semangat untuk menjalani
pembinaan,” ungkapnya.
Melalui
layanan ini, Lapas Pemuda Madiun berharap suasana Ramadan dapat dirasakan lebih
hangat oleh Warga Binaan. Dukungan keluarga diharapkan mampu menjadi motivasi
bagi mereka untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan
diri kembali ke masyarakat. (RED).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar