Lapas Pemuda Madiun Gelar Pembinaan
Rohani Islam
Madiun, – KABARNYA.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berupaya memperkuat
pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.
Salah
satunya melalui kegiatan pembinaan rohani agama Islam yang digelar di Masjid
At-Taubah Lapas Pemuda Madiun bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag)
Kota Madiun, Selasa (10/3).
Kepala
Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto
menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini merupakan bagian dari program
pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan, terlebih pada momentum bulan
suci Ramadan.
“Momentum
Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan
Warga Binaan. Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, kami berharap mereka dapat
memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas, serta memiliki bekal moral yang
lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan
diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah yang diikuti oleh Warga Binaan
dengan khusyuk. Suasana religius semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan
dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama dan pengajian rohani yang
diisi oleh Ustaz Mukti dari Kemenag Kota Madiun.
Dalam
tausiyahnya, Ustaz Mukti menyampaikan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan
sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan
kedekatan kepada Allah SWT.
“Ramadan
adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Siapa pun memiliki kesempatan yang
sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Manfaatkan waktu ini untuk
memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan menata kembali kehidupan ke arah
yang lebih baik,” pesannya di hadapan para Warga Binaan.
Terpisah,
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pembinaan
kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan Warga
Binaan.
“Pembinaan
spiritual memiliki peran besar dalam membentuk karakter Warga Binaan. Dengan
pendekatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap mereka mampu menyadari
kesalahan, memperbaiki diri, serta memiliki semangat untuk menjalani kehidupan
yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Melalui
kegiatan pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Pemuda Madiun
berharap dapat terus menumbuhkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta
perilaku positif bagi seluruh Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
(RED).

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar