Ad
Ad

Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

 


Seminar Nasional Implementasi KUHP dan KUHAP Baru di Lapas Pemuda Madiun

Madiun, – KABARNYA.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti secara virtual Seminar Nasional Pemasyarakatan bertema “Transformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru” yang diselenggarakan oleh Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan (P3I), Rabu (6/5).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Lapas Pemuda Madiun sebagai upaya memperkuat pemahaman terhadap arah kebijakan pemasyarakatan dalam menghadapi implementasi KUHP dan KUHAP yang baru.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa hasil seminar ini akan menjadi referensi penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan di lapangan.

“Kegiatan ini memberikan penguatan perspektif bagi jajaran kami dalam mengimplementasikan KUHP dan KUHAP Baru, khususnya dalam mendorong pendekatan pemidanaan yang tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga pemulihan dan reintegrasi sosial,” ujarnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa pengesahan KUHP dan KUHAP Baru merupakan tonggak penting dalam transformasi hukum di Indonesia.

“Pengesahan KUHP dan KUHAP Baru bukan sebatas di atas kertas, namun merupakan bagian dari transformasi hukum di Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan overcrowding yang mencapai 85 persen serta masih adanya stigma negatif terhadap Warga Binaan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator perlunya pembenahan sistem hukum yang lebih berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial.

“Pemasyarakatan adalah bagian dari keberhasilan reformasi hukum pidana itu sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua II P3I, Dr. Mardjoeki, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari kontribusi purnabakti Pemasyarakatan dalam merespons implementasi regulasi baru sekaligus memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

“Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi serta memperkuat sinergi antarpenegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya,” jelasnya.

Pada sesi istirahat, suasana kebersamaan terlihat saat Kalapas Rudi Kristiawan mengajak seluruh jajaran menikmati makan siang bersama dengan nasi padang.

“Meski sederhana, kebersamaan seperti ini justru menjadi momen yang mempererat kekompakan. Makan bersama terasa lebih nikmat ketika dijalani dengan rasa kebersamaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat pemahaman jajaran pemasyarakatan dalam menghadapi dinamika perubahan hukum, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial. (RED).

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Lapas Pemuda Madiun Ikuti Seminar Nasional, Perkuat Peran Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Posting Komentar

Ad
Ad
Ad